MAMUJU — Warga Sulawesi Barat diminta meningkatkan kewaspadaan. Update Peringatan Dini Cuaca pada Rabu, 1 Januari 2026 pukul 14.31 WITA, menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih mengancam sejumlah wilayah di Sulbar.
Sumber BMKG menyebutkan Kondisi cuaca ekstrem ini diprakirakan mulai terjadi sekitar pukul 15.10 WITA dan berpotensi berlangsung hingga pukul 18.30 WITA.
Wilayah yang terdampak langsung meliputi Kabupaten Pasangkayu, yakni Bambalamotu, Pasangkayu, Pedongga, dan Bambaira. Sementara di Kabupaten Mamuju, cuaca buruk diprediksi terjadi di Mamuju, Kalukku, Papalang, Sampaga, Tommo, Simboro, hingga Kepulauan Bala Balakang.
Potensi hujan lebat juga mengintai sebagian besar wilayah Kabupaten Polewali Mandar, meliputi Tinambung, Campalagian, Wonomulyo, Tutar, Binuang, Tapango, Mapilli, Matangnga, Luyo, Limboro, Matakali, Allu, dan Bulo.
Selain itu, Kabupaten Mamuju Tengah turut masuk dalam zona waspada, khususnya Tobadak, Pangale, Budong-budong, Topoyo, Karossa, dan Karossa.
Tak hanya itu, kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi meluas ke wilayah lain. Di Kabupaten Pasangkayu, hujan lebat dapat menjalar ke Sarudu, Dapurang, Tikke Raya, dan Sarjo. Di Kabupaten Mamuju, wilayah Tapalang, Kalumpang, Tapalang Barat, dan Bonehau juga perlu meningkatkan kesiapsiagaan.
Wilayah pegunungan Kabupaten Mamasa turut masuk dalam area perlu diwaspadai, meliputi Mambi, Aralle, Mamasa, Tabulahan, Sumarorong, Messawa, Tanduk Kalua, Tabang, Bambang, Balla, Tawalian, Rantebulahan Timur, Buntumalangka, dan Mehalaan. Sementara di Polewali Mandar, hujan dapat meluas ke Polewali dan Anreapi, serta di Kabupaten Majene mencakup Banggae, Pamboang, Sendana, Malunda, Ulumanda, dan Banggae Timur.
Masyarakat diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan, terutama di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang. Pengendara juga diminta lebih berhati-hati karena jarak pandang dapat menurun drastis saat hujan lebat disertai angin kencang.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait diharapkan siaga penuh untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan, sembari masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dan mengikuti imbauan keselamatan demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.










