Hadapi Cuaca Ekstrem 2026, BPBD Sulbar–Korem 142 Tatag Perkuat Kesiapsiagaan

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi basah pada Tahun 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat koordinasi lintas sektor. Salah satunya melalui pertemuan strategis bersama jajaran TNI dari Korem 142/Tatag Mamuju.

Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Sulbar, Inaldy LS Silang, menerima langsung kunjungan dan koordinasi dari Kasiops Korem 142/Tatag Mamuju, Wiji, pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Kantor BPBD Sulbar, Mamuju.

Koordinasi tersebut membahas secara komprehensif kesiapan personel, peralatan, serta sistem komando dan komunikasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana, khususnya bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang diprediksi meningkat pada tahun 2026.

Inaldy LS Silang menegaskan, BPBD Sulbar menyambut baik langkah proaktif yang dilakukan oleh Korem 142/Tatag. Menurutnya, sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat bencana.

“Koordinasi ini sangat penting untuk menyatukan persepsi dan memastikan seluruh unsur siap siaga, baik dari TNI, BPBD, maupun instansi terkait lainnya. Dengan kesiapan personel dan peralatan yang terintegrasi, penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif,” tegas Inaldy.

Ia menambahkan, pengalaman penanganan bencana sebelumnya menunjukkan bahwa kecepatan respon dan soliditas antarinstansi sangat menentukan dalam meminimalisir dampak serta korban bencana.

“Bencana tidak bisa ditangani secara parsial. Diperlukan kerja bersama, komunikasi yang jelas, dan sistem komando yang solid agar setiap potensi ancaman dapat direspons dengan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa langkah koordinasi lintas sektor ini sejalan dengan arahan dan petunjuk Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan dini dalam menghadapi ancaman bencana.

Menurut Yasir Fattah, Pemerintah Provinsi Sulbar melalui BPBD terus mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kami terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan lintas sektor. Dengan kesiapan personel dan peralatan yang optimal, diharapkan dampak bencana dapat diminimalisir dan keselamatan masyarakat Sulbar lebih terjamin,” ungkap Yasir.

Ia juga menekankan pentingnya langkah antisipatif sejak dini, mengingat kondisi cuaca ekstrem dan dinamika iklim yang semakin sulit diprediksi.

“Upaya mitigasi dan kesiapsiagaan harus dilakukan sebelum bencana terjadi. Ini bukan hanya tanggung jawab BPBD, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen,” tambahnya.

Melalui koordinasi ini, BPBD Sulbar dan Korem 142/Tatag berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan menghadapi bencana, baik melalui pemetaan potensi risiko, kesiapan personel, hingga optimalisasi sarana dan prasarana penanggulangan bencana.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat sistem penanggulangan bencana di Sulawesi Barat, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi basah di tahun 2026.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB