Banjir Rendam Mamuju Tengah, BPBD Sulbar Bergerak Cepat

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Cuaca ekstrem yang melanda Sulawesi Barat kembali memicu bencana. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima laporan resmi banjir dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Kabupaten Mamuju Tengah akibat hujan intensitas tinggi yang terjadi pada periode 7–8 Januari 2026.

Laporan tersebut diterima pada Kamis, 8 Januari 2026, dengan sejumlah wilayah di Kabupaten Mamuju Tengah dilaporkan terdampak cukup signifikan. Beberapa dusun dan desa yang terendam banjir di antaranya Dusun Palopo, Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong; Dusun Sampoang, Desa Lara; Dusun Mora Tengah, Desa Karossa, Kecamatan Karossa; serta Desa Salo Adak dan Desa Mahahe, Kecamatan Tobadak.

Genangan air merendam rumah-rumah warga, mengganggu aktivitas harian masyarakat, serta melumpuhkan fasilitas umum. Tidak hanya pemukiman, PAUD dan akses jalan desa turut terendam, sehingga aktivitas pendidikan dan mobilitas warga terhambat.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Mamuju Tengah langsung diterjunkan ke lapangan. Hingga berita ini diturunkan, tim masih melakukan asesmen di sejumlah titik terdampak untuk memastikan kondisi terkini, mendata jumlah warga terdampak, serta mengidentifikasi kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan BPBD Mamuju Tengah guna memastikan penanganan berjalan optimal.

“BPBD Sulbar, sesuai arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menginstruksikan agar penanganan bencana dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegas Yasir Fattah.

Ia menambahkan, BPBD Sulbar akan terus mendukung proses pendataan dampak, penanganan darurat, serta langkah antisipasi lanjutan apabila potensi cuaca ekstrem masih berlanjut di wilayah tersebut.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, meningkatkan kesiapsiagaan, serta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya, mengingat potensi hujan lebat masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Berita Terkait

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru