MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengajak seluruh umat Islam di Sulbar untuk melaksanakan shalat gaib dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir atas wafatnya Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, sebagai tindak lanjut atas arahan langsung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, agar seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat mendoakan almarhum.
Murdanil menjelaskan, imbauan pelaksanaan shalat gaib tersebut tertuang dalam surat resmi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat yang ditandatangani Junda Maulana dan telah disebarkan kepada seluruh pengurus masjid dan mushalla di wilayah Sulawesi Barat.
“Ini adalah bentuk duka cita sekaligus penghormatan terakhir dari pemerintah dan masyarakat Sulawesi Barat kepada almarhum yang telah mengabdikan diri bagi daerah dan bangsa,” ujar Murdanil, Sabtu (31/1/2026).
Ia menyampaikan, shalat gaib dan doa bersama diharapkan dapat dilaksanakan secara serentak di masing-masing masjid dan mushalla setelah shalat fardu, pada rentang waktu Minggu hingga Selasa, 1–3 Februari 2026.
Menurut Murdanil, selain sebagai ikhtiar spiritual mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan solidaritas umat Islam di Sulawesi Barat dalam suasana duka.
“Kita berdoa agar almarhum husnul khatimah, seluruh amal ibadahnya diterima, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” jelasnya.
Tak hanya itu, doa bersama juga dipanjatkan untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan yang berat ini.
“Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan,” tambah Murdanil.
Ia berharap seluruh pengurus masjid dan mushalla dapat menyambut baik imbauan tersebut serta mengajak jamaah untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan shalat gaib dan doa bersama.
“Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan segala khilafnya diampuni,” tutup Murdanil.










