MAMUJU – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berkarakter kembali ditunjukkan. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulbar secara resmi menerima mahasiswa magang dari Program Studi Ekonomi Pembangunan (Ekpeng), Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Mamuju (UMM).
Penerimaan mahasiswa magang tersebut berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026, dan diterima langsung oleh Sekretaris Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Andi Muhammad Yasin, mewakili Kepala Dinas Darmawati, di ruang kerjanya.
Program magang ini dinilai strategis karena sejalan dengan Visi dan Misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam membangun kualitas sumber daya manusia Sulbar yang kompeten, adaptif, dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Andi Muhammad Yasin menegaskan bahwa magang merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memahami secara langsung dinamika kerja pemerintahan dan pelayanan publik.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa magang dari Universitas Muhammadiyah Mamuju. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman nyata di lingkungan pemerintahan, meningkatkan kompetensi, serta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan,” tegas Andi Muhammad Yasin.
Ia menambahkan, Dinsos P3A dan PMD Sulbar membuka ruang pembelajaran seluas-luasnya bagi mahasiswa magang agar terlibat aktif dalam berbagai program dan kegiatan, terutama yang berkaitan dengan bidang sosial, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan desa.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar secara administratif, tetapi juga memahami substansi kebijakan dan implementasi program di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa magang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kesempatan serta kepercayaan yang diberikan oleh Dinsos P3A dan PMD Sulbar.
“Kami sangat berterima kasih atas penerimaan ini. Melalui magang, kami berharap dapat belajar langsung, menambah wawasan praktis, serta berkontribusi positif selama menjalankan tugas magang,” ujar salah satu mahasiswa.
Program magang ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik dan instansi pemerintah, sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Sulawesi Barat.










