Kesbangpol Sulbar–Muslimat NU Solid Bentengi Aswaja dari Ancaman Global

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan komitmen kuat dalam memperkokoh ketahanan sosial dan ideologi bangsa dengan turut ambil bagian dalam kegiatan Penguatan Organisasi Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama Sulawesi Barat, Senin, 3 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran organisasi keagamaan, khususnya Muslimat NU, dalam menghadapi tantangan era modern yang kian kompleks. Sekaligus, kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam membangun Sulawesi Barat yang aman, harmonis, dan berkarakter kebangsaan.

Kepala Kesbangpol Sulawesi Barat, Darwis Damir, hadir langsung dan memberikan apresiasi dalam talk show bertema “Aswaja di Era Modern: Menjaga Tradisi di Tengah Tantangan Global.” Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Barat, Dr. Adnan Nota, yang menegaskan pentingnya moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Dalam sesi tanya jawab, Darwis Damir menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat ketahanan bangsa di daerah.

“Kegiatan ini sangat penting dan memang membutuhkan kolaborasi dari pihak pemerintah terkait, dalam hal ini Kesbangpol, dengan PW Muslimat NU,” tegas Darwis.

Ia juga menyoroti peran strategis organisasi perempuan keagamaan, khususnya Muslimat NU, dalam upaya pencegahan radikalisme, intoleransi, serta kekerasan terhadap anak dan keluarga. Menurutnya, perempuan memiliki posisi sentral sebagai garda terdepan dalam membangun ketahanan ideologi di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk membentengi masyarakat dari pengaruh paham ekstrem yang dapat merusak tatanan sosial,” tambahnya.

Talk show tersebut menghadirkan narasumber dari Densus 88 Antiteror Polri yang memaparkan materi pencegahan radikalisme dan penguatan kewaspadaan dini di tengah masyarakat. Diskusi dipandu oleh Bunda Rosdianah, dengan suasana dialogis dan penuh antusiasme dari para peserta.

Melalui kegiatan ini, Kesbangpol Sulbar bersama PW Muslimat NU menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), moderasi beragama, serta menjaga kerukunan umat di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB

Advertorial

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:21 WIB