MAMUJU — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mulai memasuki tahapan penting dalam proses penentuan calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat pengganti almarhum Mayjen (Purn) Salim S. Mengga. Dua nama yang sebelumnya diusulkan oleh DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat, yakni H. Syamsul Samad dan Hj. Fatmawati Salim, dijadwalkan mengikuti wawancara langsung di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Berdasarkan surat undangan yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, kedua kandidat akan menjalani proses pendalaman dan wawancara mulai pukul 15.00 WIB. Tahapan ini merupakan tindak lanjut dari usulan resmi yang telah disampaikan DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat kepada DPP sebagai bagian dari mekanisme penentuan calon Wakil Gubernur Sulbar.
Proses wawancara akan melibatkan unsur pimpinan DPP Partai Demokrat, mulai dari Sekretaris Jenderal, Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu), Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK), unsur Kebendaharaan DPP, hingga Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat. Kehadiran sejumlah unsur strategis tersebut menunjukkan keseriusan partai dalam melakukan pendalaman terhadap para kandidat sebelum mengambil keputusan final.
Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulawesi Barat, Abd. Wahab Abdy, menegaskan bahwa kewenangan menentukan satu nama calon Wakil Gubernur Sulbar sepenuhnya berada di tangan DPP Partai Demokrat.
“Tim penjaringan DPD Demokrat Sulbar sebelumnya telah mengusulkan dua nama ke DPP, dan untuk memutuskan satu nama yang akan mendapatkan rekomendasi telah menjadi kewenangan DPP,” ujar Wahab.
Ia menjelaskan, DPD Partai Demokrat Sulbar hanya menjalankan proses penjaringan dan mengusulkan nama-nama yang dianggap memenuhi syarat sesuai mekanisme organisasi. Setelah itu, seluruh proses seleksi, pendalaman, hingga penetapan rekomendasi menjadi kewenangan penuh DPP.
Menurutnya, langkah yang ditempuh DPP merupakan bentuk komitmen Partai Demokrat dalam menjaga proses yang objektif, transparan, dan sesuai aturan organisasi. Dengan mekanisme tersebut, partai berharap dapat menghasilkan figur terbaik yang mampu melanjutkan tugas dan tanggung jawab sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat.
Hasil wawancara yang dilakukan DPP nantinya akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam menentukan satu nama yang akan direkomendasikan sebagai calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat. Keputusan tersebut pun kini menjadi perhatian publik dan kader Partai Demokrat di Sulbar yang menantikan sosok pendamping pemerintahan daerah untuk melanjutkan roda pembangunan di provinsi tersebut.










