MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sulbar menuntaskan hari kedua penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin ekstrem. Penyaluran yang berlangsung di Kantor Dinsos Sulbar, Selasa (30/12/2025), berjalan lancar, tertib, dan tanpa kendala berarti.
Sejak pagi hari, para penerima manfaat hadir sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Petugas Dinsos Sulbar secara cermat melakukan verifikasi data guna memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Hingga proses penyaluran berakhir, seluruh penerima manfaat yang telah terdata dipastikan menerima bantuan secara penuh.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, melalui Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Idham Halik, menegaskan bahwa rampungnya penyaluran BLT pada hari kedua ini merupakan bukti konkret komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem di Sulawesi Barat.
“Alhamdulillah, penyaluran BLT untuk masyarakat miskin ekstrem pada hari kedua telah selesai. Kami memastikan seluruh penerima yang sudah terdata menerima haknya tanpa terkecuali,” ujar Idham Halik.
Ia menjelaskan, BLT ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar menjelang akhir tahun. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat kelompok rentan.
“BLT ini bukan sekadar bantuan tunai, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang paling membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan prioritas,” tambahnya.
Dinas Sosial Sulbar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari petugas penyalur hingga masyarakat penerima bantuan, sehingga seluruh rangkaian penyaluran dapat berlangsung aman, tertib, dan tepat waktu.
Dengan selesainya penyaluran BLT bagi masyarakat miskin ekstrem ini, Dinsos Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan ekstrem. Upaya tersebut sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam mendorong kesejahteraan masyarakat serta memperkuat jaring pengaman sosial di Sulawesi Barat.










