Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-3 Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Sulawesi Barat yang digelar di aula kantor PTA Sulbar, Jumat 5 Desember 2025. Kehadiran orang nomor satu di Sulbar ini sekaligus menegaskan pentingnya integritas lembaga peradilan dalam menjaga marwah keadilan di daerah.
Iklan Bersponsor Google
Dalam sambutannya, SDK menyoroti fenomena terkoreksinya sistem hukum di Indonesia. Ia menilai bahwa proses hukum kini tidak hanya berhenti di ruang sidang, tetapi juga bergeser menjadi konsumsi publik yang dibahas bebas di warkop, kafe, hingga ruang-ruang diskusi santai lainnya.
“Hukum kita sekarang terkoreksi. Proses dari kejaksaan, kepolisian, hingga KPK semuanya masuk ke peradilan, tapi akhirnya dibahas lagi di warkop dan cafe-cafe,” ujar SDK. Ia menegaskan bahwa di negara maju, keputusan pengadilan bersifat final dan tidak menjadi bahan perdebatan warga, berbeda dengan kondisi di Indonesia.
Menurut mantan Bupati Mamuju dua periode itu, putusan hakim adalah final dan mutlak, karena hakim merupakan figur yang menjalankan amanah besar sebagai “perwakilan Tuhan di muka bumi”. Ia pun mengajak seluruh aparat peradilan untuk menjaga martabat profesi serta memastikan putusan yang lahir benar-benar mampu menciptakan rasa keadilan masyarakat.
SDK berharap hadinya Pengadilan Tinggi Agama Sulawesi Barat memberikan penguatan dalam proses penegakan hukum, khususnya dalam wilayah peradilan agama agar semakin efektif, efisien, dan berintegritas.
“Di usia ketiga tahun ini, saya berharap PTA Sulbar tetap menjaga integritas menuju peradilan yang bermartabat dan berdaulat di Bumi Manakarra,” tegasnya.
Puncak HUT ke-3 PTA Sulbar juga dirangkaikan dengan penutupan sejumlah lomba dan turnamen olahraga, termasuk Turnamen Tenis Lapangan KPTA Sulbar Cup III Tahun 2025 yang menjadi salah satu agenda unggulan.
Kegiatan ini sejalan dengan Visi-Misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang menekankan prioritas pembangunan sarana dan prasarana guna menunjang konektivitas serta mobilitas antar daerah.
Dengan momentum peringatan HUT ke-3 ini, PTA Sulbar diharapkan terus memperkuat komitmen mewujudkan peradilan berintegritas yang menjadi pilar penting pembangunan hukum di Sulawesi Barat.
Iklan Google AdSense










