Gubernur Suhardi Duka Gedor Semangat: Sulbar Mandarras Jadi Mesin Penggerak Generasi Cerdas 2045

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Festival Literasi Sulawesi Barat (Sulbar) 2025 resmi bergulir dengan energi baru untuk mengangkat budaya membaca sebagai fondasi kemajuan daerah. Mengusung tema “Menuju Sulbar Cerdas melalui Gerakan Sulbar Mandarras”, kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 19–21 November 2025, dan dirangkaikan dengan pengukuhan Bunda Literasi Sulbar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Pembukaan festival dilakukan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Prof. E. Aminuddin Azis, Kamis (20/11), menghadirkan momentum besar bagi percepatan literasi di Bumi Tanah Mandar.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar Suhardi Duka menggemakan pandangan kuat bahwa literasi adalah inti dari pembangunan manusia. Menurutnya, membaca bukan sekadar kebiasaan, tetapi motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi.

“Kita harus membiasakan membaca, mulai dari anak sekolah sampai kepada kita semua. Saya pribadi setiap hari membaca banyak hal, bahkan membandingkan satu buku dengan yang lain sebelum mempersiapkan presentasi,” ujar Suhardi Duka.

Ia menyoroti rendahnya indeks literasi Sulbar yang selama ini berpengaruh pada lambannya peningkatan Human Development Index (HDI). Ia menegaskan kesejahteraan bukan hanya soal materi, tetapi juga kualitas pengetahuan, kesehatan, dan pendapatan.

Karenanya, Pemerintah Provinsi Sulbar mendorong penuh Gerakan Literasi Sulbar Mandarras, sebuah kebijakan membaca berbasis budaya Mandar. Program ini mewajibkan siswa SMA/SMK membaca 20 buku per tahun, sementara beberapa kabupaten menyesuaikan untuk SD dan SMP dengan target 10 buku. Aturan tersebut telah mendapatkan asistensi dari Kemendagri.

Lebih jauh, Suhardi Duka menjelaskan bahwa guru diwajibkan masuk perpustakaan sekali sepekan, membaca buku setara 3 jam pelajaran, sebagai bentuk keteladanan dalam gerakan literasi.

Pemerintah juga memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN Tematik Literasi di seluruh wilayah Sulbar—sebuah langkah strategis yang didukung langsung oleh Perpustakaan Nasional RI. Gubernur pun mengajak masyarakat untuk tidak hanya membaca, tetapi juga menulis.

“Tulis saja apa yang ada di sekitarmu. Tidak ada orang bisa menulis tanpa membaca. Dengan banyak membaca, kita bisa berpendapat dan menulis lebih baik,” tegasnya.

Suhardi Duka bahkan mengungkapkan kebiasaan lamanya, yakni menulis satu artikel setiap kali bepergian menggunakan pesawat dan mempublikasikannya di media lokal. Menurutnya, literasi adalah investasi jangka panjang menuju Generasi Emas Sulbar 2045.

Dalam bagian lain sambutannya, Suhardi Duka menyoroti kondisi pembangunan Sulbar 10 tahun terakhir yang penuh tantangan—mulai dari ekonomi yang merangkak di bawah nasional, APBD kecil, angka kemiskinan tinggi, hingga stunting yang masih mengkhawatirkan. Namun tahun 2025 menjadi titik balik.

“Triwulan ketiga 2025, pertumbuhan ekonomi Sulbar sudah berada di peringkat lima nasional. Ini baru sebagian kecil kebijakan yang bergerak. Jika berjalan menyeluruh, ekonomi bisa tumbuh hingga 7–8 persen,” ujarnya optimistis.

Gubernur juga menekankan pentingnya persetujuan pemerintah pusat terhadap perubahan tata ruang. Saat ini, 68 persen wilayah Sulbar adalah kawasan hutan, sehingga ruang budidaya sangat terbatas.

“Kami ingin 46 persen jadi kawasan budidaya. Bukan untuk merusak, tapi memberi ruang pembangunan. Kita menjaga kawasan hutan, tapi karbon yang kita hasilkan juga harus dihargai,” jelasnya.

Menutup sambutan, Suhardi Duka berharap pemerintah pusat memperkuat dukungan program bagi Sulawesi Barat agar percepatan pembangunan dapat berjalan lebih luas dan merata.

Festival Literasi Sulbar 2025 pun menjadi semangat baru—bahwa dengan Mandarras, Sulbar melangkah pasti menuju daerah yang lebih cerdas, maju, dan berdaya saing.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB