Infus Aman Jelang Nataru, Wagub Sulbar Turun Tangan Redam Isu Krisis RS Regional

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Isu kelangkaan infus yang sempat menghebohkan masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) langsung direspons cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, turun langsung meninjau Rumah Sakit Regional Sulbar, Senin malam (22/12), guna memastikan ketersediaan infus dan obat-obatan tetap aman bagi pasien.

Langkah cepat orang nomor dua di Sulbar itu dilakukan setelah beredar kabar bahwa RS Regional mengalami kekosongan stok infus. Informasi tersebut sempat memicu keresahan publik, terlebih di tengah meningkatnya potensi kebutuhan layanan kesehatan pada masa libur panjang akhir tahun.

Dalam pantauannya di lokasi, Salim S. Mengga, yang juga pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menegaskan bahwa stok infus telah kembali tersedia dan distribusi berjalan normal. Ia memastikan tidak ada gangguan pelayanan terhadap pasien, baik rawat inap maupun rawat jalan.

“Kami pastikan ketersediaan infus aman. Tidak boleh ada gangguan pelayanan, apalagi di masa libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru. Pemprov bersama pihak rumah sakit sudah bergerak cepat menyiapkan langkah antisipatif agar stok tetap terjaga,” tegas Salim S. Mengga.

Wagub menekankan, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh tersendat, apalagi menunggu masalah membesar atau viral lebih dulu. Menurutnya, pemerintah harus hadir lebih cepat dari persoalan yang muncul di lapangan.

“Kami tidak ingin ada pelayanan yang tersendat. Pemerintah harus hadir sebelum masalah itu membesar. Ini menjadi evaluasi bersama agar sistem pelayanan kesehatan di Sulbar semakin profesional dan responsif,” ujarnya dengan nada tegas.

Sementara itu, pihak RS Regional Sulbar memberikan klarifikasi terkait isu kekosongan infus yang sempat viral di media sosial. Mereka menyebut kondisi tersebut hanya bersifat sementara akibat keterlambatan distribusi dari pihak distributor.

Saat ini, rumah sakit memastikan stok infus berada dalam kondisi aman. Tercatat sebanyak 2.000 botol cairan infus telah tersedia di gudang, sementara 5.000 botol tambahan sedang dalam proses pengiriman untuk memperkuat cadangan selama periode Nataru.

“Ketersediaan saat ini mencukupi. Dengan tambahan 5.000 botol yang sedang dikirim, kami pastikan stok infus untuk pelayanan selama Natal dan Tahun Baru dalam kondisi aman,” ujar Bachtiar, Staf Bagian Penunjang RS Regional Sulbar.

Dengan kepastian tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Pemprov juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan ketat terhadap kesiapan fasilitas kesehatan, khususnya menjelang momentum libur panjang akhir tahun.

“Kami ingin masyarakat merasa aman dan terlindungi. Kesehatan adalah prioritas utama,” tutup Wagub Sulbar.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB