Investor Cina Lirik Mangan Sulbar, Pemprov Buka Karpet Merah Investasi Berkelanjutan

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali masuk radar investasi internasional. Sekretaris Daerah (Sekda) Sulbar, Junda Maulana, menerima langsung kunjungan investor asal Cina, Kamis (15/1/2026), guna menjajaki peluang investasi strategis yang diyakini mampu menjadi akselerator pembangunan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulbar memaparkan berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari sektor pertanian, energi, hingga sumber daya mineral. Dari paparan itu, investor Cina menunjukkan ketertarikan kuat pada sektor pertambangan mineral, khususnya komoditas mangan yang dinilai memiliki prospek ekonomi tinggi.

“Dari potensi yang kami sampaikan, baik pertanian maupun energi dan sumber daya mineral, kelihatannya investor ini lebih tertarik di sektor minerba. Lebih spesifik lagi pada kandungan mangan, meskipun saat ini mereka masih mempelajari data yang ada,” ungkap Junda Maulana.

Ia menegaskan, sikap terbuka terhadap investasi sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang mendorong pemerintah daerah agar tidak alergi terhadap investasi selama membawa dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Prinsip kami jelas sesuai petunjuk Pak Gubernur Suhardi Duka. Sulbar harus terbuka terhadap investasi. Kita membuka ruang seluas-luasnya, sepanjang investasi itu berkesesuaian dengan peraturan perundang-undangan,” tegas Junda.

Namun demikian, Junda menekankan bahwa keterbukaan tersebut dibarengi dengan syarat yang tegas dan terukur. Pertama, investasi tidak boleh melanggar regulasi, khususnya terkait perlindungan lingkungan hidup. Kedua, investor wajib berkontribusi nyata melalui penyerapan tenaga kerja lokal serta mendorong hilirisasi industri di Sulbar.

“Kami ingin industri itu hadir dan tumbuh di Sulbar, bukan sekadar mengirim bahan mentah ke luar daerah. Minimal tenaga kerja lokal terserap, ada nilai tambah, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat Sulbar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Junda mengungkapkan bahwa Gubernur Sulbar juga menaruh perhatian serius terhadap komitmen dan keseriusan investor. Selama ini, tidak sedikit pihak yang telah mengantongi izin, namun belum merealisasikan investasi secara konkret.

“Pak Gubernur tidak membatasi siapa pun yang ingin masuk. Tapi siapa yang paling serius, konsisten, dan siap secara nyata, itu yang akan kita dukung. Karena tanpa investasi, sulit bagi daerah untuk bergerak lebih cepat,” tandas Junda.

Dalam dialog tersebut, investor Cina turut menyampaikan harapan adanya dukungan infrastruktur, terutama ketersediaan listrik dan fasilitas pelabuhan. Menanggapi hal itu, Junda menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan Sulbar saat ini masih surplus, namun ke depan berpotensi menghadapi tantangan jika industri skala besar mulai beroperasi.

“Kita punya potensi masuknya beberapa perusahaan besar yang ingin membangun pembangkit listrik tenaga air. Ini membutuhkan pasar, sehingga kehadiran industri dan pembangkit bisa berjalan paralel,” ujarnya.

Sementara untuk infrastruktur pelabuhan, Sulbar dinilai memiliki keunggulan geografis. Sejumlah pelabuhan dan lokasi strategis dinilai layak dikembangkan menjadi terminal khusus guna mendukung distribusi hasil industri dan pertambangan ke luar daerah.

“Pada prinsipnya kita sepakat untuk menindaklanjuti. Investor akan mempelajari data yang ada, dan pada pertemuan selanjutnya diharapkan mereka menunjukkan keseriusan. Pemerintah Provinsi Sulbar siap membuka ruang investasi sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Junda Maulana.

Dengan potensi sumber daya mineral yang melimpah dan sikap pemerintah daerah yang pro-investasi namun tetap berorientasi pada keberlanjutan, Sulbar kian memantapkan diri sebagai destinasi investasi baru di Kawasan Timur Indonesia.

Berita Terkait

Sambut HUT ke-22 Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Dorong Akses Pangan Terjangkau melalui GPM Serentak
Maulid Nabi di Sulbar, Menag Nasaruddin Umar Soroti Kemajuan Mamuju
Menteri Agama RI Hadir di Mamuju, Tausiah dan Silaturahmi Bersama KKSS Sulbar
Menteri Agama Nasaruddin Umar Hadiri Maulid Nabi di Sulbar, Gubernur: Selamat Datang di Bumi Manakarra
Sandeq Silumba 2026 Segera Digelar, 80 Perahu Siap Berlayar dari Majene ke Polman
Semarak HUT ke-22 Sulbar, Ribuan Langkah Bersatu di Sulbar Fun Run 2026
Dari Maulid hingga Peletakan Batu Pertama, Ini Agenda Menag Nasaruddin Umar di Sulbar
Jelang HUT ke-22 Sulbar, Sekda Junda Maulana Minta Perayaan Meriah tapi Tak Mewah
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:52 WIB

Sambut HUT ke-22 Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Dorong Akses Pangan Terjangkau melalui GPM Serentak

Minggu, 20 September 2026 - 19:55 WIB

Menteri Agama RI Hadir di Mamuju, Tausiah dan Silaturahmi Bersama KKSS Sulbar

Minggu, 20 September 2026 - 16:38 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Umar Hadiri Maulid Nabi di Sulbar, Gubernur: Selamat Datang di Bumi Manakarra

Minggu, 20 September 2026 - 15:50 WIB

Sandeq Silumba 2026 Segera Digelar, 80 Perahu Siap Berlayar dari Majene ke Polman

Minggu, 20 September 2026 - 15:46 WIB

Semarak HUT ke-22 Sulbar, Ribuan Langkah Bersatu di Sulbar Fun Run 2026

Berita Terbaru

Hallo Polisi

URC Polres Mateng Ringkus Terduga Curanmor, 3 Motor Diamankan

Senin, 21 Sep 2026 - 20:45 WIB