Miris! Bayi 3 Bulan di Polman Minum Susu Air Sumur Keruh, Wagub Sulbar Salim S. Mengga Turun Tangan

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLEWALI MANDAR — Kisah pilu menyayat hati datang dari Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar. Seorang bayi perempuan berusia tiga bulan bernama Annisa terpaksa bertahan hidup dengan susu formula yang dicampur air sumur keruh berwarna kecokelatan, akibat keterbatasan ekonomi dan sulitnya akses air bersih.

Annisa menjalani hari-harinya dalam kondisi serba kekurangan sejak sang ibu meninggal dunia beberapa waktu lalu. Kini, ia diasuh oleh sang nenek yang harus berjuang seorang diri demi kelangsungan hidup cucu tercintanya. Dengan penghasilan yang nyaris tak ada dan jarak sumber air bersih yang jauh, air sumur menjadi satu-satunya pilihan, meski kondisinya jauh dari kata layak.

Kondisi memprihatinkan itu akhirnya sampai ke telinga Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga. Tanpa menunggu lama, Wagub Sulbar bergerak cepat. Melalui timnya bersama sejumlah relawan, ia menyalurkan bantuan susu bayi, air mineral, serta kebutuhan pokok lainnya, pada Minggu, 18 Januari 2026.

“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana bayi sekecil ini harus bertahan dalam kondisi seperti itu. Ini bukan hanya soal bantuan, tapi soal kemanusiaan. Tidak boleh ada warga kita yang hidup dalam keadaan seperti ini,” tegas Salim S. Mengga dengan nada prihatin.

Peran relawan di lapangan juga menjadi kunci terbukanya mata pemerintah terhadap kondisi Annisa. Informasi dari warga segera diteruskan dan langsung mendapat respons cepat dari Wakil Gubernur.

“Kami menerima laporan dari warga, lalu segera berkoordinasi dan menyampaikan ke Pak Wagub. Alhamdulillah, responsnya sangat cepat dan bantuan langsung turun,” ujar salah satu relawan.

Tak hanya pemerintah provinsi, Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar turut hadir melakukan pendataan dan asesmen langsung di rumah keluarga Annisa. Langkah ini dilakukan agar penanganan tidak berhenti pada bantuan darurat semata.

“Kami ingin memastikan keluarga ini mendapat pendampingan berkelanjutan, baik dari sisi sosial maupun kesehatan,” ujar salah satu petugas Dinsos.

Sang nenek Annisa tak kuasa menahan air mata saat menceritakan perjuangannya. Suaranya bergetar, matanya sembab menahan rasa sedih dan bersalah.

“Air bersih jauh. Tidak cukup uang beli galon setiap hari. Saya hanya bisa pakai air sumur. Saya sangat kasihan sama cucu saya, tapi saya tidak punya pilihan,” tuturnya lirih.

Wakil Gubernur Sulbar, yang merupakan pasangan Gubernur Suhardi Duka, menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh hanya menjadi potret kemiskinan yang berlalu begitu saja. Pemerintah Provinsi Sulbar berkomitmen menindaklanjuti persoalan akses air bersih di wilayah tersebut serta memantau kondisi kesehatan Annisa secara berkelanjutan.

“Masalah air bersih ini tidak bisa dibiarkan. Tidak boleh ada lagi anak-anak kita yang harus meminum susu dari air keruh,” pungkas Salim S. Mengga dengan nada tegas.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB

Advertorial

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:21 WIB