Perkuat Sinergi Umat dan Pembangunan, Pemprov Sulbar Gandeng PW Muhammadiyah untuk Akselerasi Pancadaya

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kunjungan kerja dan silaturahmi Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat ke Kantor Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Barat, Selasa, 27 Januari 2026.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh jajaran pimpinan PW Muhammadiyah Sulawesi Barat dan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, serta dialog yang konstruktif. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mempererat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan organisasi kemasyarakatan keagamaan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menegaskan bahwa Muhammadiyah merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki kontribusi nyata dan berkelanjutan dalam pembangunan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan di Sulawesi Barat.

“Peran Muhammadiyah sangat signifikan, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan pembinaan umat. Ini adalah kekuatan sosial yang harus terus kita rangkul dan perkuat melalui kolaborasi yang terencana dan berkesinambungan,” ujar Murdanil.

Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dan komunikasi yang intensif antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan agar program-program pembangunan dapat berjalan selaras, saling menguatkan, dan berdampak langsung bagi masyarakat luas. Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan visi dan misi Pancadaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Menurut Murdanil, pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan yang memiliki basis massa, jejaring kuat, serta rekam jejak panjang dalam pelayanan sosial.

“Biro Pemkesra berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi yang lebih erat dengan Muhammadiyah, baik dalam kegiatan keagamaan, sosial kemasyarakatan, penguatan nilai-nilai moderasi beragama, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Semua ini merupakan bagian dari upaya bersama mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga saling bertukar pandangan terkait tantangan sosial dan keagamaan yang dihadapi masyarakat Sulawesi Barat saat ini, termasuk pentingnya menjaga harmoni, toleransi, serta memperkuat peran pendidikan dan kesehatan berbasis komunitas.

Jajaran PW Muhammadiyah Sulawesi Barat menyambut baik kunjungan dan komitmen Pemprov Sulbar tersebut. Mereka menegaskan kesiapan Muhammadiyah untuk terus bersinergi dan berkontribusi aktif dalam mendukung program-program pembangunan daerah, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan umat dan masyarakat akar rumput.

Melalui kunjungan kerja dan silaturahmi ini, diharapkan hubungan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan PW Muhammadiyah Sulawesi Barat semakin solid, harmonis, dan produktif. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, serta berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat secara menyeluruh.

Berita Terkait

Suhardi Duka Buka-bukaan Soal APBD Perubahan Sulbar: Rp81 Miliar Tak Jadi Utuh
Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah
Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima
2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah
Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:16 WIB

Suhardi Duka Buka-bukaan Soal APBD Perubahan Sulbar: Rp81 Miliar Tak Jadi Utuh

Sabtu, 12 September 2026 - 23:45 WIB

Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah

Sabtu, 12 September 2026 - 13:31 WIB

Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Berita Terbaru