PSSI Sulbar Bantah Isu Kejanggalan Kongres: “Semua Proses Sesuai Aturan dan Statuta Baru”

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — PSSI Sulawesi Barat menanggapi isu dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan Kongres Biasa PSSI Sulbar yang beredar di media sosial. Sekretaris PSSI Sulbar, Jufri, menegaskan bahwa seluruh proses kongres telah berjalan sesuai ketentuan organisasi dan merujuk pada Statuta PSSI edisi terbaru.

“Kami menjalankan aturan PSSI. Kalau masalah pemberlakuan Statuta PSSI Edisi 2025 dipersoalkan, kami sudah sampaikan bahwa akan berkoordinasi dengan PSSI Pusat,” ujar Jufri saat memberikan klarifikasi, Senin malam (24/11/2025).

Menurutnya, pemberlakuan Statuta Edisi 2025 dalam Kongres Biasa PSSI Provinsi Tahun 2025 merupakan kewajiban regulasi organisasi.

“Kongres Biasa PSSI Provinsi Tahun 2025 memang wajib melakukan pencabutan Statuta Edisi 2019 dan mengesahkan serta memberlakukan Statuta Edisi 2025,” jelasnya.

Ia menambah­kan bahwa dokumen statuta baru telah disampaikan kepada seluruh anggota sejak 13 Oktober 2025, bersamaan dengan surat pemberitahuan kongres.

“Adanya keterlambatan diedarkan karena Peraturan Organisasinya baru selesai difinalisasi pada bulan September di Surabaya dalam Workshop Member Annual Seminar,” kata Jufri.

Salah satu pasal yang dipersoalkan dalam statuta tersebut adalah Pasal 39 poin 7, yang mengatur delegasi yang berhak hadir pada kongres, yaitu perwakilan klub Liga 4 dari musim sebelumnya dengan satu hak suara masing-masing.

Terkait dinamika dalam pengajuan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP), Jufri mengakui bahwa pembahasan awalnya berlangsung alot. Namun, pimpinan kongres, Ketua PSSI Sulbar Dr. Ir. H. Agus Ambo Djiwa, MP, memberikan ruang penuh bagi peserta untuk mengajukan nama.

“Terbukti usulan-usulan peserta diakomodir. Khusus untuk Komite Banding Pemilihan juga diberi kesempatan untuk mengusulkan nama, tapi tidak ada yang mengusulkan,” ujarnya.

Jufri juga menanggapi anggapan bahwa perubahan statuta yang disampaikan belakangan dapat memengaruhi keikutsertaan klub dalam kompetisi.

“Kalaupun perubahan statuta disampaikan di bulan Mei, sudah dipastikan juga tidak bisa mengikuti kompetisi Liga 4 musim 2024-2025, karena kompetisi berakhir Februari 2025,” tegasnya.

Dengan klarifikasi ini, PSSI Sulbar berharap polemik yang berkembang dapat diluruskan dan seluruh pihak memahami bahwa tahapan kongres telah dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB