SDK Gembleng PKK Sulbar: Public Speaking Jadi Senjata Perubahan

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulbar bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulbar terus memperkuat kualitas sumber daya penggerak keluarga. Komitmen itu diwujudkan melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus PKK Tingkat Provinsi Sulawesi Barat yang digelar di Hotel Matos Mamuju, Senin malam (22/12/2025).

Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) dan diikuti pengurus TP PKK Provinsi Sulbar serta perwakilan pengurus PKK dari enam kabupaten se-Sulawesi Barat. Pelatihan ini menjadi momentum penting dalam menyiapkan kader PKK yang profesional, percaya diri, dan mampu menjadi corong perubahan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa kemampuan public speaking merupakan kunci utama dalam menyampaikan gagasan, program, dan nilai-nilai pembangunan kepada masyarakat. Menurutnya, kecerdasan dan pengetahuan yang dimiliki seseorang tidak akan berdampak maksimal tanpa didukung komunikasi yang efektif.

“Sepintar apa pun seseorang, kalau public speaking-nya tidak baik, maka pesan yang ingin disampaikan tidak akan sampai. Apalagi di dunia organisasi dan politik, kemampuan berbicara itu sangat menentukan,” tegas SDK di hadapan peserta.

Selain public speaking, SDK juga menyoroti pentingnya keprotokoleran dan etika penampilan bagi pengurus PKK, terutama saat menghadiri kegiatan berskala regional hingga nasional. Ia menilai, PKK kerap menjadi wajah daerah sehingga harus mampu menampilkan citra Sulawesi Barat yang berkelas dan berkarakter.

“PKK sering mewakili daerah di tingkat nasional. Maka cara berpakaian, tata rias, hingga sikap dan etika protokoler harus disesuaikan dengan konteks acara. Itu mencerminkan marwah daerah,” ujarnya.

SDK pun memberikan apresiasi kepada Dinas PMD Sulbar yang telah mengalokasikan anggaran untuk pelatihan peningkatan kapasitas tersebut. Ia mendorong seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius, terlebih pelatihan ini menghadirkan narasumber profesional dari Jakarta yang memiliki kompetensi nasional.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat, Harsinah Suhardi, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKK, sebagai upaya menyamakan persepsi dan langkah seluruh pengurus PKK di Sulbar.

Menurut Harsinah, pelatihan ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus penguatan kompetensi agar seluruh pengurus PKK mampu mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara efektif, terukur, dan berkelanjutan.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan seluruh pengurus PKK memiliki pemahaman yang sama, visi yang sejalan, dan semangat yang kuat dalam menjalankan program PKK di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, PKK memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah karena gerakannya berangkat dari unit terkecil, yakni keluarga, dan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, sinergi antara PKK dan pemerintah daerah menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan sosial.

Salah satu bentuk konkret sinergi tersebut diwujudkan melalui Program PASTIPADU, yang dirancang untuk menangani berbagai persoalan keluarga secara terpadu. Mulai dari percepatan penurunan stunting, penguatan ketahanan pangan keluarga, peningkatan kesehatan ibu dan anak, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga.

“PKK kami dorong menjadi penggerak utama kolaborasi lintas sektor. Dengan kapasitas pengurus yang semakin kuat, kami optimistis program-program PKK akan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga dan masa depan Sulawesi Barat,” tutup Harsinah.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB