SDK Tegaskan Transmigrasi Investasi Paling Menguntungkan untuk Sulbar: Solusi Nyata Tekan Kemiskinan dan Bangkitkan Daerah

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan bahwa investasi terbaik dan paling strategis bagi Sulawesi Barat saat ini adalah melalui program transmigrasi. Menurutnya, skema transmigrasi yang dijalankan pemerintah saat ini jauh lebih adil, progresif, dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal, khususnya keluarga miskin.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur SDK saat memimpin rapat bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, usai mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bersama para kepala daerah se-Sulbar secara virtual, yang digelar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 20 Januari 2026.

Dalam arahannya, Suhardi Duka menekankan bahwa wajah transmigrasi saat ini sudah sangat berbeda dibandingkan dengan pola lama yang dinilai kurang berpihak kepada daerah penerima. Kini, pemerintah menerapkan komposisi 50 persen transmigran lokal dan 50 persen transmigran dari luar daerah, sehingga membuka peluang besar bagi masyarakat Sulbar untuk ikut serta dan menikmati manfaatnya.

“Yang paling bagus adalah investasi yang dilakukan pemerintah saat ini adalah transmigrasi. Transmigrasi ini penting,” tegas Suhardi Duka.

SDK membandingkan dengan kondisi transmigrasi di masa lalu, di mana masyarakat lokal Sulbar hanya mendapatkan porsi sangat kecil, bahkan terpinggirkan di daerahnya sendiri. Saat itu, kuota transmigran lokal hanya sekitar 15 persen, sementara sisanya didominasi oleh transmigran dari provinsi lain.

“Dulu kita hanya dapat 15 persen. Itu pun banyak dari Sulawesi Selatan, dari Gowa, dari Bone. Daerah kita paling dapat lima kepala keluarga saja. Sekarang sudah 50 banding 50,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gubernur SDK menilai program transmigrasi merupakan investasi besar negara yang nilainya jauh melampaui investasi konvensional. Pasalnya, transmigrasi tidak hanya memindahkan penduduk, tetapi juga disertai dengan penyediaan lahan, pembangunan infrastruktur dasar, fasilitas permukiman, hingga dukungan ekonomi bagi warga.

“Fasilitas transmigrasi itu besar. Dengan skema ini, orang-orang miskin kita bisa masuk transmigrasi, dan itu bisa menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya kembali.

Olehnya itu, Suhardi Duka menekankan pentingnya seluruh OPD dan pemerintah kabupaten untuk mendorong, mengawal, dan mengoptimalkan program transmigrasi sebagai bagian dari strategi besar pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan di Sulawesi Barat.

“Ini investasi yang sangat bagus, dan harus kita dorong,” pungkas SDK.

Sementara itu, sebagai bentuk keseriusan pemerintah pusat, Kementerian Transmigrasi juga telah meninjau dua lokasi rencana pembangunan Mess Patriot Transmigrasi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Dua lokasi tersebut masing-masing berada di lahan aset Pemprov Sulbar di kawasan wisata Gentungan, Kecamatan Kalukku, seluas kurang lebih 5 hektare, serta lokasi alternatif di Dusun Bebangan, Kecamatan Kalukku, yang berada di jalur strategis Trans Sulawesi.

Mess Patriot Transmigrasi ini direncanakan menjadi pusat penelitian, pendidikan, dan pengembangan kawasan transmigrasi, yang akan dimanfaatkan oleh mahasiswa penerima Beasiswa Patriot, para peneliti, hingga tim Ekspedisi Patriot, sekaligus memperkuat posisi Sulbar sebagai daerah tujuan transmigrasi unggulan nasional.

Berita Terkait

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi
BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital

Selasa, 8 September 2026 - 22:28 WIB

Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB

DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Berita Terbaru