Sulbar Genjot Transparansi! Enam Kabupaten Disisir, IPKD 2024 Resmi Dinilai Bapperida

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah terus digenjot Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar resmi memimpin pengukuran kualitas pengelolaan keuangan daerah tahun 2024 untuk enam kabupaten di wilayah Sulbar melalui Rapat Penilaian Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) 2024, yang digelar di Ruang RPJMD Bapperida Sulbar, Jumat, 5 Desember 2025.

Rapat tersebut dipimpin oleh Plt. Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Sulbar, Angga Tirta Wijaya, mewakili Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir. Agenda ini merupakan tindak nyata dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel sebagaimana tertuang dalam Misi Kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Angga menjelaskan bahwa pengukuran IPKD mengacu pada Permendagri Nomor 19 Tahun 2020, yang menilai enam dimensi pengelolaan keuangan daerah, yakni:

Kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran

Pengalokasian anggaran belanja APBD

Transparansi pengelolaan keuangan daerah

Penyerapan anggaran belanja daerah

Kondisi keuangan daerah

Opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)

“IPKD adalah instrumen strategis untuk mengukur sejauh mana pemerintah daerah mampu mengelola keuangan secara transparan, efisien, dan akuntabel,” tegas Angga.

Pada penilaian tahun ini, fokus utama diarahkan pada Dimensi 1, 3, 4, dan 6, sementara Dimensi 2 dan 5 akan diolah lebih lanjut setelah proses validasi dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri.

Plt. Kepala Bapperida Sulbar, Darwis Damir, menyampaikan harapannya agar melalui penilaian IPKD 2024 ini, seluruh pemerintah kabupaten di Sulbar dapat memperkuat kualitas tata kelola pengelolaan keuangannya. Peningkatan ini diyakini akan mendorong pembangunan berkelanjutan, memperkuat kepercayaan publik, sekaligus meningkatkan kinerja pemerintah daerah.

Dengan evaluasi yang lebih komprehensif dan terukur, Sulbar menegaskan komitmennya menuju pemerintahan yang semakin profesional, bersih, dan bertanggung jawab.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB