MAMUJU – Provinsi Sulawesi Barat kembali mengukir prestasi membanggakan di level nasional. Pada ajang Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, sebanyak tiga event unggulan Sulbar sukses menembus Top 125 event terbaik nasional, mengungguli ratusan event dari seluruh Indonesia.
Ketiga event tersebut yakni Mandar Culture Festival dari Kabupaten Polewali Mandar, Manakarra Fair dari Kabupaten Mamuju, serta Sandeq Silumba yang juga berasal dari Polewali Mandar. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan budaya, tradisi maritim, serta kreativitas masyarakat Sulawesi Barat memiliki daya saing tinggi di kancah nasional.
Masuknya tiga event Sulbar dalam KEN 2026 dinilai sebagai pengakuan atas keunikan, nilai budaya yang kuat, inovasi penyelenggaraan, serta dampak positif terhadap promosi pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif daerah. Prestasi ini juga sejalan dengan program prioritas Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sulawesi Barat, Bau Akram, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor serta penguatan strategi pemasaran event daerah secara berkelanjutan.
“Masuknya tiga event Sulawesi Barat dalam Top 125 KEN 2026 dari ratusan event yang dikurasi secara nasional menunjukkan bahwa event berbasis budaya dan kearifan lokal Sulbar memiliki daya saing tinggi serta mampu mendorong peningkatan kunjungan wisata dan pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat,” ujar Bau Akram.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, pelaku seni dan budaya, komunitas kreatif, hingga masyarakat yang konsisten menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya lokal.
“Sangat bangga bahwa tiga event Sulawesi Barat dapat masuk dalam KEN 2026. Ini adalah hasil kerja keras bersama. Prestasi ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas event dan memperluas promosi pariwisata Sulbar hingga tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Dispoparekraf Sulbar, Abdy Yansya, mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut diraih melalui proses seleksi yang sangat ketat. Dari 582 event yang diusulkan secara nasional, kemudian dikurasi menjadi 167 event, hingga akhirnya disaring menjadi 125 event terbaik.
“Tahun ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Sulawesi Barat berhasil meloloskan tiga event sekaligus dalam ajang KEN. Ini menunjukkan semakin kuatnya daya saing event-event unggulan Sulbar di tingkat nasional,” jelas Abdy Yansya.
Ketiga event memiliki karakter dan daya tarik yang berbeda. Mandar Culture Festival menyuguhkan kekayaan adat, seni, dan tradisi Mandar yang sarat nilai kearifan lokal. Manakarra Fair menjadi etalase promosi UMKM, seni pertunjukan, dan budaya lokal yang dikemas modern. Sementara Sandeq Silumba mengangkat tradisi perahu sandeq sebagai identitas maritim Sulawesi Barat yang ikonik dan mendunia.
Dengan capaian ini, Sulawesi Barat semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan kekuatan event budaya yang diperhitungkan secara nasional. Diharapkan, prestasi ini tidak hanya memperkuat citra pariwisata Sulbar, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kunjungan wisata dan pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.










