Wagub Salim Mengga Gedor Semangat Unika Mamuju: SDA Melimpah, Tapi SDM Penentu Kejayaan Sulbar

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, mengemukakan pandangan tajam dan inspiratif saat menghadiri peresmian serta pelantikan Ketua Program Studi Magister Agribisnis Pascasarjana Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju, Kamis, 27 November 2025. Bertempat di Ruang Seminar Unika, Salim tidak hanya memberikan sambutan, namun juga “menggugah” seluruh hadirin dengan pesan bahwa masa depan Sulawesi Barat sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM), bukan hanya kekayaan alam.

Dalam pidatonya, Salim menyinggung pengalamannya selama 19 tahun bertugas di Jawa Tengah, khususnya menyebut Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai contoh daerah yang maju meski minim sumber daya alam. “Jogja itu kecil, SDA-nya terbatas, kabupatennya lebih sedikit dari kita, tapi mereka bisa menjadi daerah termakmur. Kenapa? Karena puluhan perguruan tinggi di sana bergerak bersama membangun daerah,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa tata kelola yang baik, termasuk penataan pedagang kaki lima Malioboro yang sangat rapi, merupakan buah dari kualitas SDM yang unggul. “Mahasiswa di Jogja biaya hidupnya murah, tapi kualitasnya luar biasa. Semua karena SDM mereka bagus,” katanya.

Berbeda dengan Yogyakarta, menurut Salim, Sulawesi Barat justru memiliki SDA berlimpah—garis pantai hampir 700 kilometer, potensi kelautan besar, hingga perkebunan dan pertanian yang kuat. Namun ia menegaskan bahwa keunggulan SDA tanpa SDM yang kuat tidak cukup untuk membawa Sulbar menjadi daerah yang maju. “Kita ini kalah dengan daerah yang SDA-nya terbatas. Artinya SDM yang menentukan segalanya,” tegasnya.

Karena itu, Salim mendorong lahirnya kolaborasi konkret antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Ia bahkan menyampaikan bahwa OPD sudah diberi keleluasaan menjalin kerja sama, namun “masih banyak yang ragu mengambil langkah.”

“Silakan kontak perguruan tinggi dan buat konsep. Kalau konsep sudah ada, saya sendiri yang antarkan ke Gubernur. Kita punya program besar untuk meningkatkan agribisnis, pertanian, dan perkebunan,” ujarnya.

Wagub juga menyoroti Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), yang sebagian besar suplai pangannya masih bergantung pada Sulawesi Selatan. Kondisi ini, tegasnya, harus menjadi alarm bagi Sulbar agar tidak terus bergantung pada daerah lain.

“Kalau Sulsel sudah penuh dengan programnya sendiri, kita bisa kewalahan. Kita harus mampu hasilkan sendiri. Di sinilah pentingnya kehadiran Program Magister Agribisnis Unika. Ini peluang besar,” jelas Salim.

Ia juga menyemangati para kepala dinas agar tidak ragu bekerja sama dengan kampus. “Jangan takut. Kalau ada kendala, sampaikan ke saya. Biar saya teruskan ke Gubernur,” tambahnya.

Pada akhir sambutannya, Salim memberikan pesan mendalam kepada civitas akademika Unika Mamuju tentang pentingnya menjaga nilai dan etika dalam ilmu pengetahuan. “Pengetahuan melahirkan kesejahteraan, tapi tanpa nilai, pengetahuan bisa merusak. Kita diberi tugas Tuhan menjaga bumi ini dengan ilmu dan nilai,” pesannya.

Ia berharap Unika Mamuju serta perguruan tinggi lainnya di Sulbar terus berkembang dan mampu sejajar dengan kampus-kampus terkemuka di Indonesia. “Jangan berhenti. Terus kembangkan. Kita ingin perguruan tinggi kita setara dengan yang lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru