Wagub Sulbar Murka! ASN Telat & Mengobrol Saat Upacara Disorot Keras

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, kembali melontarkan kritik tajam terhadap rendahnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Sorotan keras itu disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 17 Desember 2025.

Dalam amanatnya, Salim S. Mengga menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional semestinya menjadi momentum refleksi bagi seluruh ASN untuk memperkuat komitmen, tanggung jawab, dan kedisiplinan sebagai pelayan publik. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya, dengan masih ditemukannya ASN yang datang terlambat bahkan mengobrol saat upacara berlangsung.

“Saya masih melihat ASN yang datang terlambat, bahkan ada yang mengobrol saat upacara berlangsung. Ini menunjukkan kesadaran disiplin kita masih perlu dibenahi bersama,” tegas Salim, pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka.

Tak hanya soal keterlambatan, Wakil Gubernur juga menyoroti sikap tidak tertib peserta upacara yang tidak mematuhi aba-aba pimpinan upacara. Menurutnya, upacara bukan sekadar rutinitas berdiri di lapangan, melainkan bagian penting dari pembentukan karakter dan etos kerja ASN.

“Biasakan ketika mengambil sikap sempurna, maka seluruhnya tidak ada lagi gerakan. Ini bagian dari disiplin, bukan hanya sekadar berdiri di lapangan,” ujarnya dengan nada tegas.

Salim bahkan mempertanyakan komitmen ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan jika hal paling mendasar seperti disiplin belum mampu ditegakkan.

“Bagaimana kita bisa bekerja dengan lebih baik, kalau untuk disiplin saja tidak mampu kita tegakkan,” katanya.

Ia menekankan bahwa kedisiplinan harus menjadi budaya kolektif di lingkungan birokrasi Sulawesi Barat. Karena itu, ia meminta agar pada upacara-upacara berikutnya, seluruh ASN benar-benar mendengarkan dan mematuhi aba-aba pimpinan upacara.

“Kalau yang lain bisa, kita juga harus bisa,” ujarnya menegaskan.

Sebagai langkah konkret pembinaan ASN, Wakil Gubernur meminta Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menyiapkan buku absen khusus atau daftar kehadiran saat upacara. Data tersebut akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan pembinaan disiplin ASN di masing-masing OPD.

“Ini bagian dari pembinaan kita,” tandasnya.

Salim juga menegaskan aturan waktu pelaksanaan upacara. Jika upacara dijadwalkan pukul 07.30 WITA, maka seluruh peserta wajib sudah siap di lapangan paling lambat 07.10 WITA.

“Ke depan tidak ada lagi saat upacara dimulai masih ada yang berdatangan. Yang terlambat berdiri di luar,” tegasnya lagi.

Menurutnya, ketidakmampuan ASN mengatur diri sendiri akan berdampak langsung pada kinerja pemerintahan secara keseluruhan.

“Tidak mungkin kita bisa bekerja dengan baik kalau mengatur diri sendiri saja tidak mampu. Karena itu biasakan mendengarkan perintah dan taat pada perintah agar kita bisa menciptakan cita-cita nasional kita,” pungkas Salim.

Upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan agenda rutin pemerintah yang bertujuan menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, serta semangat pengabdian ASN. Wakil Gubernur berharap ke depan seluruh ASN Pemprov Sulbar mampu memperbaiki sikap, meningkatkan kedisiplinan, dan bekerja lebih profesional demi mewujudkan cita-cita nasional dan pelayanan publik yang berkualitas.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB