MAMUJU – Puskesmas Tampa Padang, Kabupaten Mamuju, menjadi sorotan dalam pembahasan indikator angka penemuan kasus Tuberkulosis (TB) yang masuk sebagai salah satu program utama Sulbar Sehat.
Iklan Bersponsor Google
Pengelola Program TB Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Harsalim, mengungkapkan pada Jumat (29/8/2025), bahwa target penemuan kasus TB tahun 2025 ditetapkan sebanyak 111 kasus, namun hingga saat ini baru tercatat 62 kasus. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya intensif untuk meningkatkan cakupan deteksi.
Menurut Harsalim, strategi yang ditempuh mencakup peningkatan kompetensi tenaga kesehatan serta kader di Puskesmas dan Pustu untuk melakukan skrining TB, edukasi lintas sektor dan masyarakat, hingga pemeriksaan serta perbaikan sarana seperti mikroskop yang saat ini rusak di Puskesmas.
Harsalim juga mengingatkan masyarakat akan bahaya penularan TB yang sangat cepat.
“Sekali batuk, penderita dapat melepaskan hingga 3.000 percikan dahak dengan sekitar 3.500 kuman TB. Bahkan sekali bersin mampu menyebarkan 4.500 hingga 1 juta kuman. Karena itu, etika batuk dan bersin sangat penting untuk mencegah penularan,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menekankan bahwa penanganan TB menjadi salah satu quick wins pemerintah pusat sekaligus prioritas Pemprov Sulbar.
“Penanganan TB adalah indikator daya ungkit dalam misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk mewujudkan SDM Sulbar unggul dan berkarakter,” jelasnya.
Melalui langkah terukur ini, diharapkan deteksi dini, edukasi masyarakat, dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan mampu mendorong tercapainya target penemuan kasus TB di Puskesmas Tampa Padang serta memperkuat pencapaian program Sulbar Sehat.
Iklan Google AdSense