Pemprov Sulbar Dorong 100% Kepesertaan JKN di Desa Lampoko, Lokus Pasti Padu

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polman – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Kesehatan terus mendorong penguatan program prioritas di desa lokus Pasti Padu sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem. Salah satunya dilakukan di Desa Lampoko, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), yang ditetapkan sebagai salah satu desa lokus prioritas tahun 2025.

Dinas Kesehatan Sulbar menggelar pertemuan pembahasan program prioritas di Puskesmas Campalagian selaku pembina wilayah Desa Lampoko, Rabu 3 September 2025. Kegiatan ini dipimpin oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim.

Data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Desa Lampoko dengan jumlah peserta Aktif 4.157 jiwa (89%) dan peserta tidak aktif 702 jiwa (15%)

Meskipun angka kepesertaan JKN di Desa Lampoko mencapai 104% (dibanding proyeksi jumlah penduduk), masih terdapat hampir 15% warga yang kepesertaannya berstatus nonaktif. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi menghambat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa keberhasilan program Pasti Padu tidak hanya ditentukan oleh intervensi kesehatan ibu dan anak, tetapi juga oleh kepastian akses masyarakat terhadap jaminan kesehatan.

Gubernur Sulbar Suhardi Duka, sebelumnya telah menekankan pentingnya kepesertaan JKN bagi seluruh warga Sulbar.

“Tidak boleh lagi ada penolakan di layanan kesehatan dengan alasan tidak ada jaminan kesehatan bagi warga yang ber-KTP Sulbar,” tegasnya.

Beberapa langkah strategis yang sedang diupayakan untuk menyelesaikan masalah kepesertaan JKN di Desa Lampoko, antara lain koordinasi dengan pemerintah desa dan Dinas Dukcapil untuk pemutakhiran data, pengusulan pendaftaran kolektif bagi masyarakat sehat agar kepesertaan lebih terjamin dan pemanfaatan pembiayaan PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) Provinsi dengan skema pendaftaran per keluarga.

Melalui langkah-langkah ini, dr. Nursyamsi Rahim berharap kepesertaan JKN di Desa Lampoko dapat segera mencapai 100% aktif, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang terkendala mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena status kepesertaan yang nonaktif.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru